Tips Supaya Tidak Iri Kepada Orang Lain yang Sukses

Munculnya rasa iri dalam diri kita merupakan hal yang wajar namun bukan hal yang baik. Iri timbul karena orang lain memiliki pencapaian yang lebih dan kita menganggap bahwa sebenarnya kita pun mampu memperoleh hal tersebut. Rasa iri seringkali membebani pikiran hingga akhirnya berujung pada perbuatan yang kurang menyenangkan terhadap orang lain. Rasa iri tidak akan memberikan manfaat selain hanya merugikan diri sendiri. Oleh sebab itu, kamu harus bisa mengendalikan sifat tersebut. Bagaimana caranya?

bahaya iri dengki

Kita harus paham, kita juga harus takut dan malu terhadap Allah karena nanti iri dan kedengkian ini akan Allah tampakan.

“Atau apakah orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya mengira bahwa Allah tidak akan menampakkan kedengkian mereka?” Quran 47:29

Apakah kita tahu apa dampak dari iri dan dengki yang salah? Siksa yang pedih!

“Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. Yakni keyakinan mereka terdahap kebenaran Nabi Muhammad SAW lemah. Kelemahan keyakinan itu, menimbulkan kedengkian, iri-hati dan dendam terhadap Nabi SAW, agama dan orang-orang Islam.” Quran 2:10

Sesama manusia bahkan apalagi sesama muslim kita harus saling mencintai karena kebaikan.

“Jangan kalian saling mendengki, jangan saling najasy, jangan saling membenci, jangan saling membelakangi! dan hendaklah kalian menjadi hamba-hamba Allâh yang bersaudara.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sebenarnya iri boleh hanya kepada orang sukses yang memiliki kekayaan dan mereka beramal dengan hartanya, dan juga kepada orang yang berilmu yang mereka mengamalkannya. Iri kepada kebaikan adalah berkah dan positif.

Tips Mencegah Munculnya Rasa Iri

Rasa iri hanya akan membuat kamu tidak tenang dan selalu gelisah melihat kesuksesan orang lain. Berikut ini tips agar kamu terhindar dari rasa iri yang menggerogoti pikiran dan hatimu.

Cari tahu alasan munculnya rasa iri

Sebelumnya, kamu harus memahami dirimu sendiri dan apa yang kamu rasakan. Coba gali mengapa rasa iri tersebut harus ada. Jawaban yang paling sering muncul dari pertanyaan ini adalah bahwa kamu merasa kalau kamu lebih pantas dari pada mereka. Kamu merasa bahwa seharusnya kamulah yang menerima kesuksesan itu. Jika kamu menemukan jawaban seperti ini, segera hentikan semua kegiatan dan mandilah agar kepalamu kembali segar.

Berhenti membandingkan diri dengan orang lain

Jangan pernah membandingkan diri dengan orang lain, ini bahayanya. Setiap pribadi memiliki keunikan dan kelebihan tersendiri. Kamu tidak selalu harus bisa sama dengan kemampuan mereka, dan mereka juga pun tidak selalu bisa menyamai kemampuanmu.

Cari kelebihan diri sendiri

Seperti yang telah dikatakan bahwa setiap individu memiliki kelebihan sendiri. hal inilah yang harus kamu gali. Coba segala macam cara untuk mencari kelebihan yang mungkin kamu miliki, seperti contohnya mencoba beberapa hal baru yang belum pernah dilakukan.

Berkonsentrasi pada pengembangan diri

Jika kamu telah menemukan bakat dan minat yang kamu sukai, segeralah untuk fokus pada pengembanganya. Dengan begitu, kamu tidak akan memiliki waktu luang untuk melihat dan meratapi kesuksesan orang lain yang akan membuat kamu semakin iri.

Temukan lingkungan yang mendukung

Jika dirasa perlu, kamu bisa mencari lingkungan dengan teman-teman yang lebih mendukung untuk perubahan dan kebaikanmu. Jangan terus bersama dengan orang-orang yang menjadi provokator. Ibaratnya menyiramkan bensin ke dalam bara api iri hati kamu. Tinggalkan saja teman yang tidak membawa kebaikan dan hanya membuang-buang waktu untuk membahas kesuksesan orang lain.

Berikan pujian terhadap kesuksesan orang lain

Bersikap legowo atau rendah hati adalah sikap terpuji dimana kamu dengan besar hati memberikan pujian atau pengakuan terhadap kesuksesan yang telah diraih orang lain. Memberikan pujian merupakan bentuk perhatian tulus yang kamu berikan dengan harapan rasa iri yang ada dalam hati kamu dapat dilebur.

Jauhi hal yang membuat pikiran negatif

Sama halnya dengan teman yang tidak kondusif dan tidak mendukung untuk menjauhi rasa iri, segala sesuatu yang berhubungan dengan pikiran negatif penyebab rasa iri sebaiknya dijauhi saja seperti contohnya media sosial yang membuat kamu selalu ingin tahu dan mencari tahu.

Mengendalikan agar rasa iri agar tidak gampang muncul bukanlah perkara yang mudah. Rasa iri ini sangat manusiawi karena memang manusia terlahir untuk berkompetisi. Namun, sebenarnya rasa iri dapat diubah menjadi hal yang positif seperti contohnya menjadikan kesuksesan orang lain sebagai target untuk kita meraih kesuksesan itu juga. Jika tidak ada rasa iri, maka kamu tidak akan termotivasi untuk meraih hal yang sama.

Semoga berhasil!

Penulis: Riska Dewi Fatka Artanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *