Home Islam Neraka – Nama Pintu dan Calon Penghuni Serta Jenis Siksaannya

Neraka – Nama Pintu dan Calon Penghuni Serta Jenis Siksaannya

Neraka dan segala tentangnya pasti membuat orang beriman merasa takut, apalagi belajar tentang nama-nama pintu neraka, peruntukan (calon penghuni) dan siksa yang Allah ancamkan, cukuplan itu membuat orang beriman sadar akan dosa-dosa yang dibuatnya dan memikirkan tentang hakikat hidup didunia yang sering kali menipu.

Orang beriman sadar bahwa dunia itu fana dan sementara. Kematian itu pasti 100% terjadi, akhirat akan dijalani dan untuk itulah ilmu tentang akhirat harus kita ketahui.

Sejak kecil, semua umat muslim bahkan sebagian besar umat manusia didunia sudah diajarkan tentang adanya surga dan neraka, serta harus mengetahui bentuk perbuatan apa yang bisa menjadi sebab masuk ke dalamnya.

Beberapa penjelasan tentang neraka sudah banyak beredar, kamu bisa baca seleuruh artikel ini untuk mendapatkan semua hal tentang neraka, atau coba lihat sejenak video yang kita temukan di Youtube:

Yuks lanjut baca:

Berbicara hukuman bagi penghuni tempat hina ini, ternyata terbagi dalam berbagai tingkat yang bentuk siksaannya semakin bawah, semakin lebih berat. Berikut penjelasan nama-nama pintu neraka dan siksaannya:


A. Nama 7 Pintu Neraka dan Penghuninya

Mohon dipahami, umat muslim yang beriman tentu mempercayai adanya neraka sebagai balasan bagi orang-orang yang selama di dunia lebih banyak melakukan keburukan. Namun mungkin belum seluruhnya mengetahui bahwa neraka dibagi menjadi 7 tingkatan/pintu yang isinya digolongkan sesuai jenis dosa.

Quran (15:44) “Ia mempunyai tujuh pintu; bagi tiap-tiap sebuah pintu ada bahagian yang tertentu dari mereka (yang sesat dan menyesatkan itu)”.

Apa sajakah nama-nama pintu tersebut? Silahkan simak ulasan berikut ini.

1. Jahanam

Jahanam merupakan pintu yang berada di tingkatan pertama/dasar. Secara etimologi Jahanam berarti penampilan jahat, bagian tergelap dari malam. Dikisahkan dalam sebuah hadist bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Api yang ada di dunia hanya satu bagian dari tujuh puluh bagian api neraka Jahanam.” Neraka ini dijaga oleh sosok malaikat berperawakan besar dengan wajah seram, suara garang, serta temperamen sadis, keras, dan kasar.

Seperti yang kita ketahui nama malaikat penjaga neraka adalah Malik

malaikat malik penjaga neraka

Tak hanya itu, Jahanam memiliki 7 pintu yang di dalamnya ada 70.000 gunung, di setiap gunung terdapat 70.000 lereng api, di dalam lereng api ada 70.000 lembah api. Kemudian di setiap lembah api terdapat 70.000 gudang yang masing-masing memiliki 70.000 kamar dari api. Menakutkannya, pada setiap kamar api di dalamnya berisi 70.000 ular dan kala. Selain itu, di lembah api juga diisi oleh 70.000 zaqqum (pohon neraka), 70.000 monster, dan 70.000 danau api.

Lantas untuk siapa neraka Jahanam? Berdasarkan keterangan mayoritas ulama tafsir bahwa neraka ini diperuntukkan bagi umat nabi Muhammad yang melakukan dosa besar tetapi dalam hatinya masih ada ketauhidan. Mereka akan disiksa sebagai pertanggung-jawaban atas dosa di dunia, kemudian diangkat ke surga. Bentuk siksaan Jahanam bertingkat, sesuai dengan kadar dosa. Siksaan paling ringan disebutkan dalam sebuah hadist:

“Sesungguhnya seringan-ringannya siksaan penghuni neraka adalah seseorang yang di bawah dua telapak kakinya diletakkan bara api neraka sehingga otaknya mendidih.” HR. Bukhari dan Muslim.

2. Jahim

Pintu neraka di tingkatan ke-2 adalah Jahim yang secara etimologi memiliki arti lubang dengan lautan api menyala, membakar sangat panas, kuat, dan dahsyat. Kata Jahim disebutkan 23 kali di dalam Al-Quran. Dikisahkan bahwa dalam neraka ini tumbuh pohon dan buah zaqqum yang apabila diletakkan di dunia akan menghancurkan bumi serta seluruh isinya. Para penghuni neraka akan dipaksa memakan buah ini. Sebelum buah sampai ke perut, bibir mereka akan terbakar, kerongkongan terobek, dan akhirnya membakar dan mengeluarkan semua isi perut.

Siksaan pedih dalam Jahim akan dirasakan oleh mereka yang musyrik atau menyekutukan Allah SWT, menentang ayat-ayat Allah, serta melemahkan kemauan untuk beriman.

“Dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat” (Quran: Asy-Syu’araa:91)

3. Saqar

Saqar merupakan pintu yang berada di tingkatan ke-3. Ada banyak orang-orang yang disiksa dalam neraka ini, yaitu orang yang meninggalkan kewajiban sholat, tidak memberi makan fakir miskin, suka berbicara bathil, mendustakan datangnya hari pembalasan. Seperti apa bentuk siksaan dalam Saqar? Dalam tafsir Al-Maraghi disebutkan bahwa siksaan di dalamnya berupa sengatan api yang membakar kulit lalu menghanguskan dan mengubah warnanya. Siksaan ini terus-menerus tiada henti.

Siapa yang sering meninggalkan sholat atau melalaikan sholat, maka siap-siaplah. Keterangan ini ada dalam Quran surat Al-Mudatsir.

4. Ladza

Pintu di tingkatan ke-4 adalah Ladza yang berarti menyala-nyala dan semua perkaranya dijelaskan dalam Q.S. Al-Lail. Berdasarkan keterangan Syekh Al-Samarqandi bahwa tempat ini akan sangat menakutkan bagi para penghuninya. Ladza mengeluarkan suara ringkikan panjang dan penuh kemarahan.

Jika dilihat dari azbabun nuzul (sebab turunnya ayat) Al-Lail ayat 14-16, maka orang yang akan disiksa adalah para penduduk Mekah yang ingkar terhadap Al-Quran dan berpaling dari keimanan. Menurut Al-Samaqandi semua umat yang di penghujung hayatnya mendustakan tauhid atau berpaling dari keimanan dan ketaatan kepada Allah, maka mereka akan dimasukkan ke dalam Ladza. Sedangkan dalam sebuah hadist diriwayatkan bahwa Neraka Ladza dihuni oleh iblis serta pengikutnya dari kaum majusi.

5. Huthamah

Huthamah merupakan pintu yang berada di tingkatan ke-5. Gambaran mengenai tempat ini dijelaskan dalam Q.S. Al-Humazah, bahwa Huthamah merupakan tempat yang apinya menyala sangat besar hingga membakar sampai ke hati dan setiap pintunya ditutup secara rapat.

كَلَّا ۖ لَيُنبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ – 104:4
“Sekali-kali tidak! Pasti dia akan dilemparkan ke dalam (neraka) Hu¯amah”

Orang-orang yang akan disiksa dalam Huthamah, diantaranya pengumpat, pengadu domba (namimah), kikir (tidak mau menginfakkan hartanya), orang yang suka ghibah, dan orang yang terperdaya dengan harta kekayaan sehingga mengira bahwa harta dapat membuatnya abadi. Semua orang ini akan dibalas oleh Allah dengan siksaan pedih dengan cara mengelupas kulitnya, kemudian dibakar dalam api Huthamah yang sangat panas. Selain itu, mereka juga akan diberi minum berupa harta di dunia yang telah dibakar api neraka.

6. Sa’ir

Tingkatan pintu neraka ke-6 adalah Sa’ir yang memiliki arti menyala-nyala. Di dalam Al-Quran surat Al-Mulk, tempat ini digambarkan seburuk-buruknya tempat kembali. Setiap penghuni dilemparkan ke dalam Sa’ir, maka akan terdengar suara mengerikan sampai seolah neraka terpecah.

Bagi siapa Sa’ir diperuntukan?

Dalam Q.S. Al-Fathir: 6-7 di sebutkan, “Sesungguhnya setan adalah musuh nyata bagimu, karena setan mengajak golongannya menjadi penghuni neraka Sa’ir, yaitu orang-orang kafir bagi mereka azab keras.” Sebagian besar ulama tafsir menjelaskan bahwa kafir berarti menolak adanya Allah atau membantah perintah Allah dan Rasul-Nya, seperti mengambil hak anak yatim.

7. Hawiyah

Pintu ke-7 atau paling dasar adalah Hawiyah, yaitu api yang sangat panas yang memiliki siksaan dahsyat. Penghuni tempat ini adalah orang-orang kafir, munafik, dan keluarga Fir’aun. Orang kafir adalah para pengingkar kebenaran padahal mengetahui. Sementara orang munafik berarti mereka yang berikrar dan berbuat layaknya orang beriman, tetapi hatinya kufur. Sebab arti iman adalah diucapkan dengan lisan, diwujudkan melalui perbuatan, dan dibenarkan dengan hati.

Neraka ini juga sangat khusus untuk yang manusia yang kebaikannya sedikit.

وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ – 101:8
Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya,

فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ – 101:9
maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.


Bahan Bakar untuk Api Neraka

“Jagalah dirimu dari api neraka yang bahan bakarnya berasal dari manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.” Q.S.Al-Baqarah: 24

Orang awam tahu bahwa di neraka akan dibakar dengan bara api yang sangat panar. Namun, tidak banyak yang tahu mengenai bahan bakar apa yang digunakan. Berdasarkan ayat tersebut dapat diketahui dengan jelas bahwa bahan bakar dari api disana yang panasnya luar biasa adalah orang kafir dan batu. Pengertian orang kafir adalah mereka yang mempersekutukan Allah dengan sesembahan lainnya. Mereka mengingkari kebenaran, padahal sudah mengerti dengan jelas. Kemudian menurut Abdullah bin Mas’ud bahwa batu adalah belerang yang diciptakan oleh Allah bersamaan dengan penciptaan langit dan bumi. Layaknya api di dunia, api neraka juga akan beribu kali lebih besar karena adanya bahan bakar ini.

Gambaran Panas Api Neraka

Seperti apakah gambaran panasnya api disana kelak? Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW. telah menjelaskan:

“Bara api yang dinyalakan keturunan Adam selama di dunia hanya satu dari 70 bagian api neraka.“HR. Mutaqun Alaih.

Melalui hadist ini bisa dibayangkan betapa dahsyatnya panas api disana kelak. Padahal api di dunia saja manusia tak mampu menghadapi. Ternyata di neraka level panasnya 70 kali lebih panas dibandingkan panas di dunia ini. Sudah selayaknya manusia selalu berlindung kepada Allah dari ancaman siksa Jahanam ini. Semoga menjadi orang beriman dan bertaqwa sehingga menjadi ahli surgaNya. Amin.

Makanan bagi Penghuni Neraka

Ketika di neraka, para penghuni akan memperoleh makanan. Sangat berbanding terbalik dengan makanan lezat yang disediakan di surga, para penghuni di tempat terkutuk ini akan mendapatkan makanan yang menjijikkan.

هَٰذَا فَلْيَذُوقُوهُ حَمِيمٌ وَغَسَّاقٌ – 38:57
“Inilah (azab neraka), maka biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin,”

makanan minuman penghuni neraka

Seperti apa makanan bagi penghuni neraka? Allah telah menjawabnya dalam Q.S. Ad-Dukhan: 43-46 yang artinya:

“Sesungguhnya pohon zaqqum adalah makanan orang berdosa, ia serupa kotoran minyak mendidih dalam perut, sebagaimana mendidihnya air sangat panas.”

Siksaan tak hanya sebatas pembakaran tubuh, namun juga makanan yang menjijikkan dan panas. Membayangkannya saja membuat hati gemetar ketakutan. Betapa saat tubuh lapar, kesakitan karena panasnya api, penghuni disana justru harus memakan buah zaqqum yang juga bentuk dari balasan perbuatan dosa di dunia.

Minuman bagi Penghuni Neraka

Setelah mengetahui makanan penghuni disana, lantas seperti apa minumannya? Ternyata tak sama dengan minuman di dunia yang dapat menghilangkan dahaga. Allah SWT. Menjelaskan dalam Q.S. Al-Kahfi: 29 yang artinya, “Dan apabila mereka meminta minum, niscaya mereka akan memperoleh minum air seperti besi mendidih yang meluluh lantahkan wajah. Itulah minuman paling buruk dan tempat istirahat paling jelek.”

Sungguh membayangkan saja akal rasanya tak mampu. Ketika dahaga karena panasnya api membakar, penghuni neraka justru di beri minuman yang menyiksa pula. Siksaan ini rasanya sudah cukup menjadi peringatan agar manusia senantiasa waspada untuk tidak melanggar syariat Allah.

Pakaian bagi Penghuni Neraka

Di dunia baju dapat menjadi pelindung tubuh dari panasnya terik matahari, lalu bagaimana dengan baju para penghuni neraka? Allah telah menjawabnya dalam Q.S. Al-Hajj:19 yang berarti, “Maka orang kafir akan dibuatkan pakaian dari api neraka, kemudian disiramkan air mendidih ke atas kepala mereka.”

Berdasarkan penjelasan Al-Quran, ternyata tak ada satu pun dapat melindungi diri dari pedihnya siksa api neraka. Bahkan baju yang melekat di tubuh juga membakar para penghuni neraka. Sungguh benar-benar luar biasa siksaan di neraka kelak. Selanjutnya, seperti apakah siksaan yang didapatkan ketika berada di neraka? Tentunya, siksaan setiap manusia berbeda-beda berdasarkan perbuatannya semasa di dunia.

B. Macam-Macam Siksa Neraka Sesuai Perbuatan

Allah adalah Dzat Maha Adil. Dia akan memberi balasan sesuai dengan perbuatan seorang hamba. Di akhirat kelak semua amal akan ditimbang. Apabila keburukan lebih berat daripada kebaikan, maka seseorang harus siap menerima hukuman. Berikut beberapa bentuk siksa neraka sesuai dengan dosa yang diperbuat, diantaranya:

Siksa bagi pembuat berhala

“Sesungguhnya orang paling dahsyat siksaannya saat hari kiamat adalah pembunuh atau di bunuh nabi, dan pembuat berhala.” HR. Ahmad.

Dosa paling besar dan tak akan diampuni oleh Allah adalah menyekutukannya dengan sesembahan lain. Tak heran apabila para pembuat berhala akan mendapat siksaan paling dahsyat. Mereka secara sadar membuat sesembahan baru dan menfasilitasi orang lain untuk menyekutukan Allah. Padahal di setiap zaman telah diutus Rasul untuk memberi peringatan dan menyampaikan kebenaran. Bersyukurlah Anda yang sejak lahir sudah berada dalam kebenaran Islam, sehingga selanjutnya cukup menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah.

Siksa neraka bagi pezina

“Pintu neraka yang memiliki sengatan dan panas paling hebat, serta bau sangat busuk adalah pintu bagi para pezina yang berzina setelah mereka tahun hukum keharamannya.” Tafsir Atha’ terhadap Q.S. Al-Hijir: 44

Zina adalah salah satu perbuatan dosa yang hukumannya dilangsungkan di dunia dan akhirat kelak. Setiap perbuatan yang dilarang oleh Allah tentu menimbulkan banyak kemudharatan, termasuk zina. Betapa banyak masa depan dan harga diri wanita hancur karena perzinahan, belum lagi anak hasil zina yang kini banyak dibuang oleh orangtuanya. Zina benar-benar merusak tatanan agama dan sosial. Hikmah dari ancaman pedihnya siksa neraka ini adalah mengingatkan agar manusia selalu waspada untuk menjauhi perbuatan zina.

Jangan dekati zina, pacaran, berteman dekat dengan wanita atau lelaki bukan muhrim dan sejenisnya, berhati-hatilah sesungguhnya setan iblis selalu pantang mundur untuk membuat kita berbuat dosa.

Ingat, jangankan zina, membuka aurat saja hukumnya haram, inilah alasan mengapa wanita harus berhijab, yaitu untuk melindungi diri dari godaan manusia dan setan terutama terkait zina.

Siksa bagi peminum arak

“Barangsiapa mati dalam keadaan minum arak, maka Allah akan memberinya minum dari sungai Ghutah. Yaitu sungai dari neraka yang bersumber dari kemaluan pelacur.” HR. Ahmad.

Allah telah mengancam peminum arak (semua jenis minuman memabukkan) dengan siksa neraka begitu pedih dan menakutkan. Harusnya ini dapat mencegah manusia untuk bisa menghindari perbuatan ini. Seperti aturan syariat lainnya, larangan mabuk mengandung banyak hikmah bagi tatanan agama, sosial, dan kesehatan. Mabuk merupakan akar penyebab kejahatan lainnya. Kemudian secara kesehatan, arak dapat merusak fisik dan psikis. Sungguh minuman ini hanya akan membuat si peminum merugi.

Siksa bagi pemakan harta anak yatim

“Sesungguhnya orang yang memakan harta anak yatim secara dzalim, sebenarnya sedang menelan api sepenuh perutnya dan kelak akan masuk ke dalam api neraka.” Q.S. An-Nisa: 10.

Melindungi dan merawat anak yatim dengan baik adalah sebuah kewajiban yang dapat mendatangkan pahala. Begitu pula sebaliknya, bagi orang yang berani dzalim memakan harta anak yatim akan mendapat siksa neraka dari Allah. Berbicara ibadah tak hanya urusan dengan Allah, namun ada juga ibadah muamalah yang berisi perbuatan baik dengan sesama manusia.

Apabila seseorang belum mampu menafkahi anak yatim, maka setidaknya jangan mendzaliminya. Sebab, bila berani melakukan perbuatan tersebut, Allah SWT akan memberikan dosa yang besar. Lebih dari itu, doa anak yatim yang tersakiti dapat menjadi sebab utama kehinaan seseorang di dunia dan siksa di neraka kelak. Oleh sebab itu, sebaiknya berhati-hatilah ketika akan berbuat sesuatu. Jangan sampai merusak harta orang lain, terutama hak anak yatim.

Siksa neraka bagi orang yang meninggalkan sholat

“Apa yang memasukkan kamu ke dalam neraka Saqar? Mereka menjawab, ‘Dahulu kami bukan termasuk golongan orang yang mendirikan sholat, tidak memberi makan orang miskin, berbicara tentang kebathilan bersama orang yang membicarakannya, dan kami mendustakan hari pembalasan” Q.S. Al-Mudatsir: 42-46.

neraka saqar untuk yang meninggalkan sholat

Sholat 5 waktu merupakan kewajiban yang telah diatur secara jelas rukun dan syaratnya. Ini menjadi peraturan wajib dengan penyertaan hukuman apabila dilanggar. Sholat sejatinya kebutuhan manusia sebagai hamba. Melalui sholat seseorang dapat bersyukur sekaligus meminta segala sesuatu kepada Allah SWT. Betapa sombongnya orang yang meninggalkan kewajiban ini, seolah dia tak lagi membutuhkan bantuan dari Allah. Sebagai ibadah wajib dan kunci dari segala amal, maka Allah mengancam akan memberi siksa pedih bagi orang yang melalaikan sholat 5 waktu.

Tak hanya tentang meninggalkan sholat 5 waktu saja yang akan mendapatkan hukuman di neraka. Orang-orang yang hobi melakukan maksiat seperti menggunjing, tidak berbagai sebagian hartanya untuk orang miskin, serta tidak beriman kepada hari akhir akan dimasukkan ke dalam neraka. Sebelum semuanya terlambat, marilah benahi diri supaya menjadi orang beriman dan bertaqwa sehingga bisa menjauhi semua laranganNya. Sungguh, hukuman Allah SWT di akhirat benar-benar menakutkan.

Itulah sedikit penjelasan mengenai berbagai hal mengenai neraka. Semoga dapat menjadi peringatan untuk senantiasa mematuhi peraturan syariat. Sesungguhnya Allah menciptakan kehidupan ini dengan sangat mudah. Jika ingin merasakan kenikmatan surga, maka laksanakan perintah Allah. Namun apabila dirasa tahan terhadap pedihnya siksa neraka, maka silahkan lakukan semua hal yang Allah larangan.

Ya, tak mudah memang untuk menghindar dari perbuatan dosa, sebab seringkali hal yang dilarang justru mengenakkan. Tetapi di situlah ujiannya sebagai hamba, menahan hawa nafsu dan selalu berdoa agar Allah melindungi diri dari perbuatan maksiat dan siksa api hukuman di akhirat. Perlu diingat bahwa seberat-beratnya penderitaan di dunia, tak sebanding dengan pedihnya siksa neraka. Jadikanlah hidup kita barokah di dunia dan akhirat. Aammiin.

Segala kesalahan data, penulisan dan tata urutan berasal dari penulis, mohon koreksi jika ada ralat.

Semoga bermanfaat.

Tentang Ganjar Nugraha

Family and Digital marketing enthusiast. Terkadang menjadi gitaris kamar yang selalu berpikir bagaimana supaya hidup ini ada manfaatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *