Tips Membeli Mobil Bekas: Hindari Kesalahan Umum Berikut Ini!

Mobil merupakan salah satu alat transportasi pribadi yang menjadi pilihan terpopuler karena bisa mengangkut lebih banyak orang. Sekarang ini, hampir setiap keluarga memiliki salah satunya. Akan tetapi, harga mobil baru yang semakin lama semakin meningkat, membuat orang-orang berpikir dua kali untuk membelinya. Belum lagi nilai kendaraan semakin menurun dari waktu ke waktu. Namun, kondisi ini tidak menghalangi animo masyarakat untuk membeli mobil. Solusinya adalah mereka berpindah memilih mobil bekas.

Kiat-kiat Memilih dan Membeli Mobil Bekas Berkualitas

Sebagai sarana transportasi, mobil hendaknya selalu dalam kondisi yang prima supaya tidak menimbulkan masalah di tengah perjalanan. Namun, ketika Anda memutuskan untuk membeli sebuah mobil bekas, Anda tidak akan bisa memprediksi secara jelas kondisi mobil tersebut. Apakah mobilnya masih cukup baik dan semua komponennya berfungsi dengan normal? Apakah ada kerusakan pada bagian penting mobil? Serta pertanyaan-pertanyaan penting lainnya.

Maka dari itu, sebelum mengambil keputusan besar membeli sebuah mobil bekas, pastikan Anda melakukan tips-tips di bawah ini. Hal ini sangat penting untuk mendapatkan sebuah mobil bekas yang masih berkualitas dan tidak akan merepotkan di kemudian hari. Berikut ini adalah kiat atau cara memilih mobil bekas, yaitu :

1. Cari dari Showroom Terpercaya

Di kota manapun Anda pasti akan menemui banyak showroom atau dealer mobil bekas. Dari banyaknya pilihan showroom, Anda pastikan untuk memilih dealer otomotif terpercaya. Anda bisa menggunakan koneksi atau referensi dari kerabat yang pernah menggunakan jasa mereka.

Tidak semua showroom merupakan penjual yang jujur dan terpercaya. Seperti yang Anda ketahui, kebanyakan showroom kendaraan bekas pasti akan melakukan modifikasi atau perbaikan atas kerusakan motor atau mobil yang mereka jual. Mereka memolesnya sedemikian rupa hingga nampak baru dan bagus.

Carilah showroom yang mau jujur menjabarkan kekurangan dan kerusakan yang pernah dialami oleh kendaraan yang dijual. Meskipun tidak banyak, masih ada showroom yang bertanggung jawab atas kendaraan mereka. Umumnya mereka memberikan garansi jika terjadi kerusakan tidak lama setelah mobil dibeli.

2. Saling Membandingkan Terlebih Dahulu

Jangan hanya mencari di satu showroom saja. Anda bisa mencari pilihan mobil bekas lainnya. Selain dari showroom, Anda juga bisa mencari penjual pribadi yang memang berniat menjual mobilnya. Sering-seringlah bertanya dan mencari informasi dari teman atau kawan-kawan Anda. Semakin banyak pilihan, Anda bisa semakin leluasa untuk memilih dan menentukan mana yang paling sesuai.

3. Cek Kondisi Fisik Mobil

Meskipun membeli mobil bekas, Anda dan keluarga pasti menginginkan kenyamanan berkendara. Lakukan pengecekan pada fisik mobil secara menyeluruh. Jangan hanya melihat dari cover luarnya saja. Perhatikan kelengkapan setiap komponennya. Baik komponen interior maupun eksterior.

4. Cek Performa Mobil

Fungsi utama mobil adalah sebagai media transportasi. Itulah mengapa mengecek performa mobil sangat penting. Anda bisa melakukan test drive sebelumnya. Lakukan perjalanan pendek namun bisa secara singkat membaca performa mesin mobil.

Anda bisa mengetes mesin mobil dengan melalui jalan tanjakan, jalan berlubang, jalan bebatuan, dan lain sebagainya. Usahakan dengan segala cara untuk bisa mengetahui kemampuan mobil. Apakah kemampuan tersebut masih sesuai dengan spesifikasi mobil atau tidak, apakah tidak ada kendala ketika Anda harus berkendara dengan kecepatan penuh, apakah mobil mengalami hambatan ketika melewati tanjakan dan lain sebagainya.

Hal ini sangat penting untuk dilakukan supaya Anda aman dan nyaman di dalam perjalanan. Anda pasti tidak ingin tiba-tiba mogok ketika akan berjalan-jalan di pegunungan bukan? Oleh sebab itu, pastikan Anda mengecek dengan sangat teliti.

5. Jika Anda Tidak Mengerti Mesin, Setidaknya Ajak Teman yang Paham.

Apabila Anda bukan orang yang familier atau memahami permesinan mobil dengan mendalam, setidaknya ajaklah seorang teman atau kawan yang bisa membantu. Anda bisa meminta petunjuk atau saran mengenai mobil yang hendak dibeli.

Jika Anda kurang memahami mesin, siapa tahu teman Anda yang lebih mengerti bisa membantu melihat apakah pernah ada kerusakan yang terjadi, apakah mobil pernah terendam banjir, apakah muncul suara tidak normal jika mobil dipacu dengan kecepatan tinggi, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Daftar 11 Website Otomotif dan Blog Untuk Pecinta Kendaraan

6. Periksa Informasi Jadwal Servis Kendaraan

Hal yang paling sering dilupakan oleh calon pembeli mobil bekas adalah mengecek jadwal servis mobil. Jika pemilik sebelumnya merupakan orang yang memiliki perhatian tinggi dan menyayangi mobilnya, mereka pasti akan merawat mobil dengan baik. Salah satu tanda perawatan mobil yang baik yaitu rutinitas servis mobil.

Pihak bengkel akan melakukan pencatatan setiap kali mobil diserviskan. Baik servisnya merupakan servis ringan, penggantian oli, penggantian komponen mesin, perbaikan atau pembersihan bagian mesin mobil. Semua transaksi tersebut akan dicatatkan secara rinci dalam buku servis kendaraan.

Buku servis ini juga menjadi salah satu bukti bahwa mobil bekas yang menjadi incaran Anda merupakan mobil yang berkualitas atau tidak. Dari buku tersebut, Anda bisa menilai bagaimana kualitas dan kondisi mobil.

7. Jangan Terburu-buru dalam Melakukan Test Drive

Ketika Anda melakukan test drive, hendaknya dilakukan dengan sangat hati-hati. Anda tidak perlu terburu-buru sehingga tidak merasakan dengan detail kondisi mobil. Pastikan Anda mengecek semua komponen mobil dan tidak menimbulkan suatu yang aneh atau tidak biasa. Seperti suara atau bunyi asing, asap knalpot yang berlebih, getaran yang tidak seharusnya muncul, dan lain sebagainya.

Test drive akan memberikan Anda gambaran secara singkat mengenai kondisi mobil. Jika test ini Anda lakukan sesingkat-singkatnya, Anda akan melewatkan banyak kekurangan yang bisa ditemukan. Anda tidak akan bisa memperhatikan dengan seksama kekurangan apa saja yang dimiliki oleh mobil. Maka dari itu, tidak mengapa mengambil sedikit lebih banyak waktu untuk melakukan test drive dari pada Anda menyesal di kemudian hari karena memilih mobil yang salah.

8. Pastikan Kelengkapan Surat-surat

Mobil merupakan salah satu aset yang cukup berharga. Meskipun hanya membeli mobil bekas, Anda harus tetap memperhatikan segala macam kelengkapan surat-surat mobil tersebut. Surat Tanda Nomor Kendaraan, Bukti Pembayaran Pajak, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor dan surat-surat lainnya bila diperlukan.

Jangan menganggap remeh surat kendaraan tersebut. Anda harus benar-benar menelitinya. Jika diperlukan, Anda bisa melakukan cek fisik ke Samsat terdekat untuk melihat kebenaran data yang Anda terima. Jangan lupa untuk melakukan pencocokan antara nomor rangka, nomor mesin, nomor BPKB, dan nomor polisi antara fisik kendaraan, STNK, pajak dan BPKB. Pastikan semua data benar dan valid.

9. Tanyakan Riwayat Mobil dengan Detail

Jika Anda membeli mobil bekas pada sebuah showroom, kemungkinan Anda mendapatkan informasi detail tentang mobil tidak banyak. Kebanyakan mereka telah memoles dan membuat mobil bekas nampak baru seperti bekas tabrakan atau hal lainnya. Namun jika Anda membeli mobil bekas pada penjual pribadi, pastikan untuk menanyakan setiap detail kondisi mobil.

Sebagai seorang pembeli, Anda berhak mengetahui setiap rinci kondisi barang yang hendak Anda beli. Jangan sampai seperti membeli kucing dalam karung. Anda tidak mengetahui sama sekali histori mobil dengan jelas.

10. Jangan Terburu-buru Memutuskan

Tips paling akhir dalam membeli mobil bekas adalah pastikan untuk tidak memutuskan dengan cara terburu-buru. Meskipun Anda sedang dalam keadaan terdesak untuk harus segera membeli mobil, setidaknya musyawarahkan terlebih dahulu dengan seluruh anggota keluarga mengenai keputusan tersebut. Anda bisa mengajak pasangan untuk mendiskusikan kemungkinan mobil mana yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Mengambil keputusan terlalu cepat bisa mendatangkan penyesalan di kemudian hari. Kita memang tidak bisa mengetahui kejadian apa yang akan menimpa, namun setidaknya Anda bisa menghindari terjadinya kemungkinan buruk seperti mogok di tengah jalan, mesin tiba-tiba mati ketika tergenang air dan lain sebagainya. Hal ini bisa dilakukan dengan cara selektif dan berhati-hati dalam memilih mobil bekas.

Meskipun mobil bukan merupakan alat investasi, namun tidak sedikit orang yang berlomba-lomba untuk memilikinya. Banyak orang yang rela berhutang demi menaiki kendaraan idamannya. Selain memenuhi fungsi utamanya sebagai alat transportasi, memiliki mobil akan terlihat lebih bermartabat dan berkelas. Apapun pilihan dan cara Anda untuk membeli mobil bekas, pastikan Anda tetap mengikuti tips-tips memilih mobil bekas yang telah dijabarkan diatas. Jadi, Anda bisa tetap memiliki mobil berkualitas meskipun hanya mobil bekas.

Tentang Rian Herdiana

Merasa terus tertantang, terus bergerak maju untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan SEO, dan membangun reputasi serta mengembangkan jaringan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.